Surat Pembaca

Revolusi Akhlak

blank
Bagikan di media sosialmu

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali ke tanah air pada selasa (10/11), setelah berada di Arab Saudi selama tiga setengah tahun. Ribuan massa mengular dari Bandara Soekarno Hatta hingga ke kediamannya di kawasan Petamburan. Massa yang hadir menyambutnya dengan melantunkan salawat dan meneriakkan takbir.

Banyak kalangan merasa terkejut dan tak mengira animo masyarakat begitu besar dalam menyambut Habib Rizieq Shihab. Kepulangannya ke tanah air disambut rasa senang oleh sebagian kalangan, tetapi tidak menutup kemungkinan ada juga pihak-pihak yang berang. Namun, sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia, Habib Rizieq Shihab mempunyai hak dan kewajiban hukum yang sama seperti warga negara lainnya. Sehingga hak-haknya untuk menetap di Indonesia tetap harus dilindungi.

Dalam sebuah orasinya, Habib Rizieq Shihab menyerukan revolusi akhlak. Suatu perubahan secara cepat dan mendasar dalam mengubah perbuatan buruk menjadi baik. Berkomitmen melawan kezaliman dan menjadikan ketidakadilan sebagai musuh bersama. Habib Rizieq Shihab juga mengatakan bahwa posisi ulama itu bukan oposisi, tapi posisi ulama adalah melakukan amar makruf nahi mungkar.

Berharap dengan revolusi akhlak yang diserukan Habib Rizieq Shihab, mampu menyadarkan umat bahwa ketaatan kepada seluruh aturan Allah Swt. Sang Maha Pencipta menempati posisi ketaatan tertinggi. Ketaatan yang akan membawa keberkahan dari langit dan bumi kepada seluruh penduduk negeri.

Nurul Aqidah
Bogor, Jawa Barat

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 9

Comment here