Surat Pembaca

Jejak Khilafah, Bukti Sejarah!

blank
Bagikan di media sosialmu

Wacana-edukasi.com  Tak hanya ramai di linimasa media kini perbincangan khilafah menelisik ke pelosok nusantara pasca penanyangan film dokumenter “Jejak Khilafah Di Nusantara” pada 20 Agustus 2020 bertepatan dengan 1 Muharram 1442H. Tak hanya itu pemutaran film ini juga sempat menjadi trending di twitter. Bahkan sampai hari ini pro kontra terhadap khilafah masih terus bergulir.

Film tersebut menguak banyak fakta sejarah yang selama ini tersimpan rapih bahkan terkaburkan dan berusaha dikubur. Dalam film dokumenter yang digagas oleh salah satu sejarawan muda ini menunjukkan betapa khilafah memiliki peran penting terhadap nusantara di masa lampau dalam rangka membantu nusantara untuk melawan Portugis yang menjadi bukti bahwa relasi antara khilafah dengan nusantara tak sekedar pada aspek agama saja melainkan politisnya khilafah dalam menjaga wilayah kekuasaannya.

Lebih dari itu, jejak khilafah di nusantara adalah bukti sejarah yang tak bisa dibantah lagi dibuktikan dengan adanya kesultanan agung di masa lalu, adanya walisongo yang mendakwahkan Islam di nusantara dan tidak lain merupakan utusan dari khilafah, juga para makam syeikh yang ada di nusantara yang merupakan utusan khilafah untuk mendakwahkan Islam di nusantara . Maka dari sini jelas kita sebagai umat musli harusnya bangga dengan keagungan kekhilafahan bukan malah takut dan menjadi islamophobia seban khilafah adalah ajaran Islam. Wallahu’alam.

Penulis: Shafiyyah AL Khansa, Kebumen

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 3

Comment here