Surat Pembaca

Bank Sampah, Lingkungan Menjadi Sehat

blank
Bagikan di media sosialmu

Wacana-edukasi.com — Lingkungan sehat menjadi dambaan setiap elemen masyarakat. Dikarenakan agar terhindar dari bibit penyakit. Apalagi kondisi di tengah pandemi covid-19 yang mengharuskan pola hidup bersih dan taat protokol kesehatan.

Cerminan lingkungan sehat terlihat tidak berserakannya sampah salah satunya. Namun, faktanya di daerah Kuningan, Jawa Barat, sampah yang dihasilkan mencapai ratusan ton setiap harinya. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah, yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar di Ruang Rapat Linggajati Pendopo Kuningan, menyebutkan jumlah rata-rata pembuangan sampah per orang mencapai 0,4 kg setiap hari. (25/08)

Maka, pemerintah setempat mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dalam mengelola sampah. Caranya dengan memberikan edukasi tepat tentang bagaimana menggolongkan jenisnya dan mengelolanya. Dikarenakan sumbangan terbanyak berasal dari sampah rumah tangga.

Selain itu pula, setiap desa memberikan ketersediaan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) dan Bank Sampah yang cukup memadai. Tentu saja fasilitas diberikan secara gratis, sebagai bentuk pelayanan dasar. Dikarenakan butuh kerja sama antara masyarakat dan pemerintah.

Begitu pula dalam sistem Islam, mengajarkan pengelolaan sampah dengan maksimal sebagay bentuk upaya preventif dalam menjaga kesehatan. Kesehatan sendiri merupakan kebutuhan sosial primer yang dijamin dalam Islam selain pendidikan dan keamanan.

Ummu Athifa

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 0

Comment here