Syiar IslamTabligul Islam

Berpegang Tangan di Jalan Kebenaran

blank
Bagikan di media sosialmu

Oleh: Messy Ikhsan (Founder Diksi Hati dan Aktivis Mahasiswa)

“Dan bersegeralah kamu pada ampunan dari Tuhanmu dan pada surga yang seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS Ali Imran : 133)

*

Sobat, tak cukupkah ayat di atas menjadi pijakan kita untuk bergerak? Tak cukupkah surga yang seluasnya langit dan bumi membuat kita istikamah?

Jika tidak, tanyakan pada hati kecil kita. Apa maksiat yang sudah kita lakukan? Sampai hati tak bergetar menerima kebaikan. Mungkinkah kita sudah termakan pesona dunia? Sehingga santai dalam bermaksiat pada Allah. Astagfirullah.

Sobat, jalan perjuangan ini butuh orang-orang yang kuat. Tahan banting dalam menghadapi badai masalah. Bukan yang mudah baper dan bermental kerupuk.

Ingat, musuh kita bukan sembarang manusia. Akan tetapi, para penjajah Barat. Mereka akan menghalalkan segara cara untuk menghancurkan Islam. Tak cukupkah QS Al-Baqarah: 120 membuat kita semakin semangat?

Sobat, kenikmatan dunia ini belum seberapa. Hanya setetes air dari samudera laut. Tak mampu memuaskan dahaga. Berbeda dengan kenikmatan surga. Nikmat yang tiada bandinganya.

Maka, jangan sampai karena masalah remeh-temeh. Kita berpaling dari jalan kebenaran. Lalu beralih peran menjadi penentang dan pencundang Islam. Takutkah pada azab Allah.

Sobat, jalan dakwah ini memang berat. Maka butuh sahabat taat yang selalu mengingatkan. Seperti Rasulullah dan para sahabat mulia. Mereka konsisten menggenggam Islam sampai ajal menjemput.

Tak ada istilah tawar menawar dalam kamus mereka. Terkait ibadah dan akidah. Allah harga mati. Islam harga mati. Bukan yang lain lagi.

Keimanan telah mencokol kuat di dalam dada. Tak akan tergoda oleh rayuan setan. Harta, tahta, dan semuanya tak berharga. Jika Allah tak rida.

Sobat, belajarlah dari Rasulullah dan para sahabat. Apa-apa saja yang mereka lakukan. Hingga layak mendekap kemenangan. Apa-apa saja yang mereka perbuat. Hingga pantas mendapat istana surga.

Tanyakan pada diri pribadi, apa kita sudah teguh dalam mendekap Islam? Apa kita sudah konsisten dalam kebaikan? Seperti Rasulullah dan para sahabat.

Jika belum, genggamlah tangan yang sudi membawa kita dalam menapaki surga. Menemui Rasulullah, para sahabat, dan orang-orang baik. InsyaAllah.

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 5

Comment here