Bahasa dan SastraPuisi

Sengsara yang Mendera

blank
Bagikan di media sosialmu

oleh: Ummu LubHaNaH

blank

Di sudut kota luas terbentang
Jerit tangis kian menantang
Dari perut anak-anak yang kelaparan
Akibat kondisi terpuruk tak berkesudahan

Mengais recehan dari pagi hingga petang
Tak lagi ingat waktu sembahyang
Roda kehidupan yang terus menggilas
Menyisakan derita tak berbelas

Perekonomian yang makin sulit
Gelombang kemiskinan terus menghimpit
Di manakah engkau wahai Rais
Pembuat kebijakan dzolim tak tertepis

Jiwa memberontak menuntut kesejahteraan
Gundukan janji yang pernah diucapkan
Hanya sebuah impian dalam tidur malam
Yang tak akan pernah terwujudkan

Muhasabah lilhukam dilakukan sudah
Oleh kami yang renta dan lemah
Kaki bersimpuh tangan menengadah
Kini hanya bisa bertawakal dan berserah

Batam, 21 Agustus 2020

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

blank

Hits: 4

Comment here