Bahasa dan SastraPuisi

Rasul Pembawa Risalah

blank
Bagikan di media sosialmu

Oleh: Su’ai Batul Aslamiah

Dulu masa jahiliyah yang gelap
Masyarakat terperangkap dalam tradisi yang melekat
Dari penyembahan berhala
Pembunuhan bayi tak berdosa
Pertumpahan darah atas nama ashobiyah
Berulang dosa itu diperbuat
Tak berujung sampai kapan mendekap

Lalu engkau hadir membawa cahaya melaui jalan penuh makna
Berkontemplasi di tempat sunyi
Hingga wahyu menghampiri
Berat terasa diri peluh membanjiri

Hari-hari setelahnya
Seruan ilahi menapaki jalannya para nabi disanggupi
Mengajak manusia kembali
Menyembah Allah mengikuti syariat-Nya yang pasti

Jalannya para penyeru memang berat
Ditempa ujian agar iman semakin kuat
Mengarungi kesusahan tak berkesudahan
Menanggung perihnya pengorbanan

Wahai kekasih Allah
Jalanmu memang lelah tapi cintamu tak pernah sirna
Harapanmu kalimat-Nya tinggi di seluruh penjuru dunia

Wahai Rasulullah
Engkau pembawa pelita dalam kehidupan
Penerang dalam kegelapan
Hidayah pun telah sampai ketempat tujuan
Melewati peradaban yang panjang

Purna ajaran yang engkau emban
Islam rahmat untuk seluruh alam
Syafaatmu dinantikan
Bagi siapa yang bersesuaian jalan menaati aturan

Cintamu abadi pada kami
Melintasi masa lalu kini dan nanti
Yang selalu kau ingat dalam lirih
Ummati … ummati … ummati ….

Palembang, 3 November 2020

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

blank

Hits: 2

Comment here