Bahasa dan SastraPuisi

Merasa Merintih

blank
Bagikan di media sosialmu

Oleh: Reni Adelina

Kubuka jendela dan pintu
Kusapa mentari yang haru
Lalu senja kian sendu
Kicau burung pun habis diburu

Hujan pun tak begitu ramah
Sebab hutan telah dijamah
Angin kencang sepertinya marah
Tanda alam murka amarah

Rakus kian menumpuk
Hingga tamak semakin terpupuk
Alhasil rakyat terpuruk
Kehilangan arah untuk situasi buruk

Menutut untuk responsif
Tak banyak telinga yang aktif
Semua bungkam masif
Tanda tak mampu berbuat aktif

Janji tinggal janji
Mengagungkan demokrasi yang tak memberi solusi
Seharusnya ada Islam yang dinanti
Agar bumi kian diberkahi

Batam, 20 Januari 2021

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

blank

Hits: 0

Comment here