Surat Pembaca

Lambatnya Penanganan Pandemi

blank
Bagikan di media sosialmu

Wacana-edukasi.com — Pandemi covid-19 sudah hampir 1 (satu) tahun melanda Indonesia. Menurut Wikipedia, “Kasus positif Covid-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020 dan pada 9 April 2020 pandemi sudah menyebar ke 34 Provinsi.” Pada Maret 2020 pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan larangan masuk hanya dari 3 negara, yaitu Iran, Italia, dan Korea Selatan akibat tingginya kasus covid-19 di negara-negara tersebut.

Padahal covid-19 sendiri berasal dari Tiongkok yang pada bulan yang sama justru banyak wisatawan asal Tiongkok masuk ke Indonesia dengan berbagai tujuan di seluruh Indonesia.
Pada bulan yang sama, yaitu Maret, masyarakat mulai melakukan lockdown mandiri di dusun dan kampung guna melindungi warganya masing-masing dari virus berbahaya tersebut. Hal ini justru bertolak belakang dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia saat itu yang menggencarkan promosi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan asing.

Maka kebijakan pemerintah Indonesia ini menimbulkan pertanyaan, mengapa ketika sebagian besar masyarakatnya menginginkan lockdown tetapi pemerintah sendiri justru menggenjot sektor pariwisata yang beresiko menyebarkan virus Covid-19? Sebagai negara demokrasi yang memiliki slogan dari, oleh dan untuk rakyat, seharusnya pemerintah memenuhi keinginan rakyat dan melindungi seluruh warganya.

Buruknya pengelolaan di sistem demokrasi tentulah menjadi penyebab utama dimana ketika sudah hampir 1 (satu) tahun sejak pandemi muncul di Indonesia baru saat ini pemerintah gencar melakukan pembatasan sosial. Padahal saat virus terdeteksi mulai masuk, masyarakat sudah melakukan inisisasi dengan melakukan lock down mandiri yang perangkatnya berasal dari dana pribadi mereka.

Sungguh miris hidup di sistem demokrasi yang hanya menimbang segala sesuatu dengan untung dan rugi. Pemerintah seharusnya malu dengan kegagalannya menekan angka kasus covid-19 di Indonesia. Saatnya Indonesia menerapkan sistem yang menjadi rahmat bagi seluruh alam untuk mengatasi berbagai permasalahan di negeri ini dan segera mengatasi pandemi yang sedang melanda Indonesia ini.

Imma Chotimah
Yogyakarta

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

blank

Hits: 1

Comment here