Surat Pembaca

Bahan Pokok Naik Rakyat Menjerit

blank
Bagikan di media sosialmu

wacana-edukask.com, SURAT PEMBACA– Setelah beberapa bulan lalu rakyat digemparkan dengan kenaikan minyak goreng dan BBM yang semakin langka. Kini rakyat kembali gempar dengan naiknya harga beras yang melonjak. Harga beras yang dulu bisa dibeli dengan kisaran harga Rp.9000 kini melonjak rata-rata mencapai Rp.14.250 per kilo untuk beras yang berkualitas super, sementara yang medium rata-rata mencapai Rp.12.000 per kilo. Hal ini tidak terhenti pada kenaikan beras saja tetapi berdampak pada harga bahan pokok yang lain pasti akan ikut menyusul naik yaitu daging sapi, cabai merah besar dan cabai merah kriting. Kenaikan bahan pokok ini membuat rakyat kembali dipersulit dengan keadaan ini.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Masihkah kita berharap pada aturan yang sudah menyengsarakan kita?
Pada faktanya melambungnya harga bukanlah persoalan yang baru, tetapi hampir di setiap momen sering mengalami kenaikan. Sehingga seharusnya pemerintah maupun rakyat mampu berpikir secara jernih dan mustanir supaya hal ini tidak terulang kembali. Sistem demokrasi yaitu hukum yang dibuat oleh manusia tak akan mampu mewujudkan keadilan, justru banyaknya perselisihan. Dengan adanya sistem liberalisme yaitu paham kebebasan maka wajar jika menghasilkan banyak penyengsaraan. Padahal Allah Swt sudah memberikan manusia jalan yang sempurna yaitu hukum syara, tetapi manusia berpaling dari aturan-Nya. Bagaimana mungkin rakyat akan sejahtera? Terbukti dengan ragam persoalan yang menimpa umat hari ini salah satunya melonjaknya harga bahan pokok belum persoalan lainnya.

Krisis ekonomi seperti ini rakyat mencari solusi yang akan menjadi penolong dan mampu menyelamatkan mereka. Namun siapakah yang mampu untuk menolong mereka dan bisa menyejahterakan mereka? Tatkala rakyat turun ke jalanan memrotes kebijakan yang menyengsarakan, justru yang pemerintah berpaling bahkan abai. Rakyat menjerit meminta keadilan, sementara pemerintah bungkam bahkan jika tidak terima mereka akan terkena delik ancaman.

Oleh karena itu, sungguh tidak ada harapan lagi yang bisa kita lakukan. Maka untuk menyelesaikan persoalan tersebut tidak ada yang bisa kita lakukan selain kembali menerapkan aturan dari Allah Swt. Yakinlan dengan penerapan ini hidup akan terasa lebih mudah dan ketentraman hati bisa kita rasakan. Oleh karena itu menyerukan kebenaran harus kita gaungkan demi terwujudnya penerapan Islam yang didambakan.

Aydina Sadidah, Rancah.

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Loading

Visits: 54

Comment here