Surat Pembaca

Palestina Butuh Solusi Islam

Bagikan di media sosialmu

Wacana-edukasi.com, SURATPEMBACA–Skenario yang dibangun oleh Israel untuk memperluas area kepemilikan Israel Raya terus dilakukan setiap harinya. Mereka menggunakan metode penyusutan ruang aman bagi warga Gaza dengan cara memasang garis kuning, sebagai penanda batas pemisah wilayah yang dapat dikendalikan oleh militer Israel di Gaza timur sebagai bentuk zona pergerakan bebas warga Palestina di sisi bagian barat (www.metrotvnews.com).

Perluasan area untuk menjadi bagian dari Israel Raya dibuktikan dengan pembangunan 2.162 unti permukiman Israel di tepi barat, dari sini Palestina sangat mengecam keras Israel. Pembangunan ini terjadi secara terang-terangan oleh Israel dan terang-terangan melanggar hukum internasional dan resolusi PBB 2334, di situ menegaskan bahwa pemukiman tersebut ilegal karena berdiri di atas Wilayah Palestina termasuk area Yerusalem Timur (Antaranews.com).

Dari pemberitaan tersebut tampak ambisi kuat yang dibangun oleh Israel untuk merebut tanah  Palestina dengan terus setiap harinya memerangi Gaza tidak peduli atas seruan gencatan senjata. Bahkan ribuan pemukiman di tepi barat terus diperluas hingga mampu merampas Wilayah Palestina hingga 70%. Hal ini sebenarnya melanggar hukum Internasional, bahkan melalui kepresidenan menyerukan kepada pemerintah Amerika Serikat agar segera melakukan intervensi atas kegilaan Israel jika pihaknya benar-benar mengingkari tercapainya keamanan serta kestabilan kawasan bagi seluruh dunia.

Patut disayangkan melalui media Israel melaporkan bahwa bidang Dewan Perencanaa Tinggi Administrasi Sipil, yaitu sebuah departemen yang dilindungi oleh Kementrian Pertahanan Israel menyebutkan bahwa menyetujui adanya pembangunan 2.162 unit rumah pemukiman yang ada di Tepi Barat. Kemudian bentuk kekuatan menduduki tanah Palestina adalah cara Israel mengibarkan bendera Israel di kawasan masjid Al-Aqsa, sebagai bentuk penguasaan entitas zionis yang hadir untuk mengalahkan perjuangan kaum muslim.

Jika menelusuri tingkah laku kebiadaban Israel, entitas zionis adalah aktivitas kebiadaban, kekejaman, kejahatan kemanusiaan, dan bentuk kerusakan terbesar yang pernah terjadi di muka bumi. Eksistensi Israel sampai hari ini adalah upaya dari AS dengan menyokong terwujudnya ambisi Israel Raya, bahkan ironisnya AS mengajak penguasa negeri-negeri muslim untuk ikut andil bersekongkol mendukung gerakan solusi dua negara. Kemalangan, penderitaan, serta ketidakadilan hidup yang dirasakan Palestina tak kunjung selesai, karena pengkhianatan penguasa-penguasa muslim agar tidak terbentuknya persatuan umat Islamb untuk membebaskan Palestina.

Bentuk ambisi Israel Raya harus terus dilawan, dan ini benar-benar membutuhkan kekuatan militer serta persatuan umat Islam dalam wujud dan aksi nyata yaitu Khilafah. Kembali tegaknya Khilafah adalah prioritas tinggi umat Islam sebagai perjuangan hidup di seluruh dunia, karena hanya Khilafah yang mampu mewujudkan persatuan umat Islam yang hakiki. Sistem Khilafah akan menghilangkan bentuk-bentuk pemisahan atau sekat nasionalisme antar negeri muslim, dan mampu menghentikan segala bentuk pengkhianatan para penguasa muslim. Karena kepemimpinan dalam Islam sifatnya berkaitan dengan akidah dan ibadah maka sebagai para pemimpin muslim mestinya takut akan hisab dan tunduk pada syariat. Sistem Khilafah pula bertanggung jawab mengirimkan tentaranya untuk menolong dan membebaskan Palestina dan memerangi zionis Israel.

Mislannada Fiddaraini, S. Hum.

Bantul, Yogyakarta

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 7

Comment here