Surat Pembaca

Gaza Terus Dibungkam Zionis Israel, Butuh Tentara Islam

Bagikan di media sosialmu

Oleh: Putri Harani (Aktivis Muslimah)

Wacana-edukasi.com, SURAT PEMBACA–Hingga kini Gaza masih menjerit tak ada satupun pemimpin negeri Islam yang mengulurkan tangan. Seolah semua bungkam tak peduli dengan nyawa saudara seiman. Padahal umat diseluruh dunia telah mengetahui semua peristiwa yang terjadi di Gaza.

Dilansir dari Tempo Internasional, pada 18 September 2025 pukul 23.14 WIB situasi di Gaza semakin memburuk setelah pemadaman listrik, internet, telekomunikasi. Situasi itu membuat 800.000 warga terisolir dari dunia luar. Menurut Hak Asasi Manusia Euro Mediterania, tercatat 12 kali komunikasi dan internet terputus sejak serangan Israel Oktober 2023. Pemdaman listrik yang melumpuhkan rumah sakit, tim pertahanan sipil dan operasi bantuan kemanusiaan. Menjadi salah satu ciri khas Israel.

Israel yang dengan sengaja memutus jalur komunikasi dan internet ini sudah berulang kali di lakukan dan berdampak langsung pada sektor-sektor vital. Sekalipun negara – negara mengecam dan menyuarakan tetap saja diam. Bahkan sekjen PBB mengingatkan dunia tak boleh terintimindasi oleh Israel.

Beberapa akses di bungkam untuk melumpuhkan Gaza seperti bantuan militer, kesehatan, berita, dan akses koordinasi. Sampai saat ini gelombang boikot Internasional masih belum mengubah keadaan di Gaza. Dimana tujuan utama Israel adalah untuk membangun negara Israel Raya. Untuk mendukung tujuan dari Israel ini tidak lepas dari dukungan negara nomor 1 tidak lain tidak bukan ialah Amerika Serikat dimana kapitalisme terafiliasi.

Sementara masyarakat Gaza dan mujahidin berjuang sendirian tanpa dukungan saudara seiman. Pada kenyataannya Rasulullah telah berpesan kepada kita melalui sabdanya bahwa “sesama muslim adalah saudara, saudara yang diikat dengan aqidah Islam”. Sayang seribu sayang kehidupan saat ini dibangun dengan aqidah sekuler yang berideologi kapitalisme.

Dalam sistem kapitalisme boikot di anggap hanya bedak politik, kerja sama dengan kapitalisme tetap berjalan selama menguntungkan. Di dalam sistem yang cenderung memperlihatkan kesenjangan sosial dan Ekonomi dimana yang kaya makin kaya. Tanah Palestina yang saat ini basah di hujani darah tidak ada makanan yang layak dimakan. Kelaparan yang kian lama kian parah.

Kejahatan yang semakin membabi buta dan merajalela tidak henti-hentinya tak akan pernah berhenti hanya dengan kecaman. Semakin lama kejahatan ini berlangsung maka semakin berdampak ke semua Negara. Kehadiran tentara Islam di tengah – tengah kejahatan yang tak habis-habisnya di bawah komando Khilafah sangat dinantikan. Ibarat cahaya di tengah kegelapan. Semua umat dan penguasa Negeri muslim harus bangkit dan bersatu untuk mengembalikan Khilafah sebagai perisai umat untuk membebaskan Palestina dalam cengkraman Israel.

Buah penerapan sistem kapitalisme ini tidak pernah selesai, sebab akar masalah dari Zionis dan Palestina adalah penjajahan. Pemboikotan saja belum cukup menghasilkan kebebasan bagi Gaza. Hanya dengan Khilafah ‘ala minhajinubuwah yang mampu melumpuhkan Israel perisai bagi umat dan membebaskan Palestina dan seluruh manusia dari zionis Israel.

Negara yang menerapkan Islam ke seluruh kehidupan mampu mengatasi permasalahan yang terjadi di Gaza secara tuntas. Tidak hanya diterapkan dalam satu negara saja, tetapi seluruh negara yang menerapkannya. Negara merupakan pengontrol yang terbaik untuk urusan umatnya, termasuk menyelesaikan permasalahan di Gaza selama bertahun-tahun ketika Islam sudah diterima oleh umat.

Adanya negara Islam, maka akan menerapkan jihad dan syariat Islam untuk melumpuhkan zionis Israel. Dengan menghadirkan tentara Islam, maka terhapuslah kaum zionis Israel. Hanya dengan melakukan tindakan secara tegas yang mampu melumpuhkan mereka. Karena mereka sudah melakukan tindakan penjajahan terhadap Gaza selama bertahun-tahun. Saudara seiman disana telah kehilangan banyak nyawa.

Syariat Islam dalam Khilafah juga mengatur urusan umat baik didalam maupun diluar negeri. Aturan yang telah dibuat oleh Sang Pencipta, Allah Swt., maka terlahirlah kehidupan yang damai untuk seluruh negeri dimuka bumi, tanpat terkecuali. Hanya Sang Pencipta mengerti kondisi yang terbaik untuk seluruh umatnya, bukan lah manusia.

Dengan demikian, solusi yang terbaik ialah diterapkannya Khilafah dlm seluruh negara. Terbukti apabila dalam suatu negara menerapkan sistem kapitalisme, maka negara tersebut tidak sepenuhnya peduli karena tidak adanya manfaat yang telah didapatkan. Sedangkan Islam mengajarkan bahwa walaupun memiliki saudara seiman dengan tempat yang berbeda, kepedulian terhadap sesama saudara iman tidak akan terputus. Apabila ada satu bagian tubuh sakit, maka bagian tubuh yang lainnya juga ikut sakit, begitu juga dengan saudara seiman dimana saja berada. Bahkan zionis Israel tidak akan mampu membungkam Gaza lagi karena dilindungi oleh Khilafah lewat tentara Islam yang dinantikan.

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 11

Comment here