Wacana-edukasi.com, SURAT PEMBACA–Bandung yang dikenal sebagai kota kembang, digegerkan oleh terungkapnya sindikat penjualan bayi dari Jawa Barat ke Singapura. Jumlah bayi yang sudah menjadi korban, ada sekitar puluhan yang telah dijual ke Singapura. Diantara oknum sindikat perdagangan bayi adalah pegawai Dukcapil setempat (cnnindonesia.com, 21/07/2025).
Netty Prasetiyani sebagai Anggota Komisi IX DPR, mengecam keras praktik perdagangan bayi yang terjadi di Jawa Barat. Ia mengatakan kasus perdagangan bayi menunjukkan adanya kelemahan sistem bagi ibu dan anak. Ibu yang memiliki latar belakang sulit secara ekonomi, kerap dimanfaatkan oleh sindikat (kompas.com, 18/07/2025).
Ibu dan Anak Rentan Jadi Korban
M. Khozin sebagai Anggota Komisi II DPR mendesak Kemendagri untuk mengusut tuntas kasus sindikat perdagangan bayi yang terjadi di Bandung. Ia mengatakan bahwa perlu ada pemeriksaan lebih lanjut, atas dugaan oknum pegawai Dukcapil yang terlibat sindikat perdagangan bayi. Para pelaku membayar ibu korban sebesar Rp 11-Rp 16juta, di antara pelaku adalah pegawai Dukcapil Kota Bandung. (mediaindonesia.com, 18/7/2025).
Ironi, sungguh menyayat hati.
Adanya kasus sindikat perdagangan bayi, menjadi gambaran akan kondisi ibu yang miskin mudah terperdaya.Tekanan sosial dan tuntutan ekonomi menjadi sangat logis, membuat ibu dengan mudah tergiur dengan jebakan juga tawaran dari sindikat perdagangan bayi.
Sistem kapitalisme yang diterapkan hari ini, telah membentuk masyarakat untuk menghalalkan segala cara dalam mencari nafkah. Keadaan diperparah dengan kondisi ekonomi yang sulit saat ini, menjadikan orang-orang tidak lagi memiliki hati nurani. Kasus perdagangan bayi ini menjadi bukti bahwa, sistem hari ini lemah dalam menjaga ibu dan anak.
Pandangan Islam
Islam adalah agama yang Allah SWT sempurnakan untuk manusia. Islam dengan seperangkat aturan kehidupannya, menjadi sebuah solusi dalam berbagai permasalahan saat ini. Sebab hanya solusi Islam saja, yang datangnya dari Sang Pencipta dan tidak ada keraguan didalamnya. Allah SWT berfirman:
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa.” (TQS. Al-Baqarah : 2)
Dalam masalah perdagangan bayi, Islam memiliki solusi. Pertama, negara akan bertanggungjawab penuh dalam penyelesain permasalahan ekonomi juga kemiskinan. Ibu dan anak yang berada dalam garis kemiskinan, akan menjadi tanggungjawab negara dalam hal pemenuhan kebutuhan primer.
Kedua, seluruh masyarakat akan dijamin keamanannya. Keamanan dari sisi harta, jiwa, dan darahnya. Negara juga akan memberikan sanksi yang tegas bagi para pelaku dan akan mengusut tuntas sindikat perdagangan bayi hingga ke akarnya. Islam memandang perdagangan bayi sebagai bentuk kejahatan yang besar. bentuk memberikan efek jera bagi pelaku dan pencegah bagi yang lainnya.
Ketiga, negara akan mensuasanakan keimanan masyarakat agar senantiasa takut kepada Allah SWT. Rasulullah Saw bersabda, Allah SWT berfirman: “ Tiga golongan yang Aku akan menjadi musuh mereka di hari Kiamat; pertama: seorang yang bersumpah atas nama-Ku lalu ia tidak menepatinya, kedua: seseorang yang menjual manusia merdeka dan memakan hasil penjualannya, dan ketiga: seseorang yang menyewa tenaga seorang pekerja yang telah menyelesaikan pekerjaan itu akan tetapi dia tidak membayar upahnya.” (HR.Bukhari)
Ummu Kahfi
Bandung, Jawa Barat
Views: 13


Comment here