Bahasa dan SastraPuisi

Merindu Langit

blank
Bagikan di media sosialmu

Oleh: Arsiyah

Umat kembali berkabung
Langit pun turut mendung
Sedih dan pilu tak terbendung
Menghunjam hati di pusat relung
Hak jiwa kembali merenung
Telah pulang sosok tersanjung
Para penunjuk jannah terselubung
Para ulama dalam dalil dan hikmah bersenandung

Satu persatu ulama pulang ke sisi Ilahi
Terlintas khawatir muncul kerontang hati
Terbersit kegersangan mulai menyelimuti
Tercipta rasa haus dan dahaga ilmu membersamai
Rinai hujan menyeringai penuh arti
Akankah kebaikan itu telah pergi?
Berharap muncul tetesan embun penyejuk hati
Berwujud unggulnya generasi rabbani

Gelap gulita mulai bermandikan cahaya
Terukir kasih tak terhingga
Kupersembahkan pada ulama dan da’i tercinta
Atas pertunjukan syariat Islam yang sempurna
Jasa menggunungnya tak mungkin terlupa
Semoga terbalaskan dengan jannah
Jutaan insan mulia bersenandung indah
Merapal semangat zikir dan doa
Tak lupa mendoa pada Yang Maha Perkasa
Berharap terwujud negeri langit aman sentosa

Celakanya, dunia masih berisi ambisi
Kezaliman menjadi jamuan di penjuru negeri
Di mana letak nurani petinggi
Atas berbagai kezaliman yang terjadi
Ada harapan melangit tinggi
Menjadikan Islam hidup sebagai solusi
Diin Allah adalah harga mati
Tujuan hidup hanya rida ilahi
Semata-mata memandang akhirat nanti
Di bawah naungan khilafah rasyidah ala nabi

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 3

Comment here