Bahasa dan SastraPuisi

Merajut Air

blank
Bagikan di media sosialmu

Karya : Nur Rahmawati, S.H.

Memandang nun jauh jelita menyapa
Rintikan kasta mencoba memisah
Mendendang rasa, memeluk senja
Tak jua rasakan walau ingin membenah

Pekikmu, titahmu, pada negeri
Mencatat tangis pilu, ibu pertiwi
Bangga pada indah fatamorgana
Merusak tapi kau rasa mencipta bahagia

Merajut air, mementik memasti redup
Lantang menadah memuja demokrasi
Senyummu bak pahlawan penyelamat hidup
Sombongmu kan memakan diri

Taubatmu tersapu angin tak berkawal
Jika merajut air di medan demokrasi
Nampak indah padahal khayal
Mengundang murka Illahi Robbi

Dengar jeritan rakyat untuk haknya
Berhentilah merajut air yang penuh sia
Kan kau dapat alam tersenyum bahagia
Menerima titah ilahi penuh cinta

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 1

Comment here