Surat Pembaca

Islam Menjaminan Kebutuhan Hidup

blank
Bagikan di media sosialmu

Wacana-edukasi.com — Miris, seorang ibu berinisial MT yang berusia 30 tahun asal Desa Banau Sibohou, Namo Halu Esiwa, Nias Utara, Sumatera Barat tega membunuh tiga anak kandungnya sendiri.
Entah apa yang ada dipikiran ibu tersebut hingga tega menghabisi nyawa anak kandungnya.

Saat kejadian, Nofedi Lahagu sang suami sedang pergi bersama keluarganya ke TPS untuk mencoblos Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, pada rabu (9/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Pada pukul 12.00 kakek, nenek, dan kakak dari ketiga korban pulang ke rumah dan masuk ke rumah yang dalam keadaan tidak dikunci, (detiknews.com, 10/12).

Mereka dikagetkan dengan tiga korban tewas dengan luka gorok di leher. Si ibu dengan inisial MT berada di samping korban dengan posisi tidur telentang dan sebilah parang berada di sampingnya. Di hadapan polisi, MT mengaku telah gelap mata membunuh darah dagingnya karna faktor ekonomi.

Mirisnya, karena faktor impitan ekonomi nyawa tiga orang anak melayang ditangan ibu kandungnya.
Siapa yang bersalah dalam hal ini? Di manakah keberadaan seorang pemimpin saat rakyatnya kelaparan?

Adanya bantuan sosial (bansos) yang diprogramkan pemerintah saat ini masih jauh panggang dari api, sebab tidak dapat menyelesaikan permasalahan kelaparan.

Sistem kapitalis yang berlandaskan asas manfaat tidak dapat menyelesaiakan persoalan secara keseluruhan. Di Samping itu, bantuan yang diberikan berupa jangka pendek dan tidak semua masyarakat merasakan bantuan tersebut. Masih banyak rakyat miskin lainya  yang harus banting tulang hanya untuk sesuap nasi.

Sementara itu, dalam sistem pemerintahan Islam (Khilafah) negara berkewajiban memenuhi segala kebutuhan pokok masyarakatnya. Seperti kebutuhan sandang, pangan, dan papan.

Negara tidak berlepas tangan terhadap rakyatnya. Termasuk menjamin terpenuhinya kesehatan dan pendidikan gratis bagi seluruh warga negaranya. Oleh karena itu, dalam menyelesaikan masalah ini dibutuhkan sistem baru, yakni Islam agar keberkahan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Evi Ratna Sari
Banyuasin, Sumatera Selatan

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 1

Comment here