Surat Pembaca

Umat Butuh Sistem Alternatif

blank
Bagikan di media sosialmu

Oleh : Ermawati

Wacana-edukasi.com — Dunia kini sedang mengalami krisis. Ramai perbincangan tentang sistem alternatif pengganti kapitalisme sekuler yang gagal menyejahterakan. Sistem alternatif yang dicari merupakan sistem yang mampu membawa kesejahteraan, menjawab semua permasalahan kehidupan; baik individu, masyarakat, bahkan permasalahan negara sekalipun.

Pada aplikasi Twitter, sebuah tagar “Terapkan Islam umat tentram” berada pada jajaran trending topik no. 01 di Indonesia, ternyata tagar ini muncul karena kekecewaan dan kemarahan umat muslim akibat banyak problem yang tidak kunjung usai. Mulai dari problem ekonomi, pendidikan, dan terulang kembali penghinaan kepada Rasul saw. di Prancis pada 2 November 2020. Dalam hastag tersebut banyak netizen mengungkapkan kerinduannya kepada khilafah, yang berasaskan al-Qur’an dan as-Sunah, sistem yang pernah diterapkan dan telah terbukti kehebatannya di dalam menyelesaikan problematika kehidupan manusia, ternyata perbincangan mencari sistem alternatif tidak hanya di suarakan netizen Indonesia, tetapi di negara lain pun demikian.

Dunia sedang berada di persimpangan jalan, satu-satunya solusi hanya kembali pada Islam, tuntutan dunia atas diterapkan Islam tidak hanya terjadi di Indonesia, di seluruh dunia pun menggema, walau khilafah banyak ditolak oleh sebagian masyarat umum tapi fajar kebangkitan khilafah tidak dapat di bendung, karena sabda nabi yang berbunyi “Kabar gembira selanjutnya akan ada kembali khilafah yang mengikuti manhaj kenabian”(HR. Ahmad).

Tuntutan masyarakat dunia atas diterapkannya Islam dalam naungan khilafah menandakan bahwa dunia sangat rindu perubahan, sebuah perubahan untuk mengakhiri segala penindasan dan hegemoni kapitalis. Tidak cukup dengan mereformasi, tetapi mengganti sistem kapitalis dengan sistem yang dibuat oleh Sang Pencipta alam semesta, yaitu sistem Islam .

Khilafah telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat, pro dan kotra adalah hal yang wajar. Suatu kewajiban bagi kaum muslim untuk menegakkan kembali sistem pemerintahan yang telah dicontohkan oleh nabi, sahabat, dan kaum muslim setelahnya hingga berakhir pada tahun 1924.

Metode menegakan Khilafah juga bukan dengan memasuki sistem kekuasaan yang sedang eksis. Namun, rasul melakukan dakwah pemikiran, Islam disampaikan sebagai agama, mengatur seluruh aspek kehidupan. Baik hubungan manusia dengan tuhannya, manusia dengan dirinya, dan manusia dengan sesamanya. Termasuk dalam interaksi sosial dalam skala besar, yaitu negara.

Satu demi satu orang-orang menerima dakwah rasul saw. Dakwah yang terorganisir, yaitu sahabat diberi tugas dakwah sesuai kemampuan dan latar belakangnya, dari sana opini Islam tersebar luas. Banyak yang menentang dakwah dari kalangan tokoh-tokoh Makkah. Kemudian aktivitas terakhir adalah dakwah pada tokoh, thalab an-nushrah, semua gagal, tetapi rasul tidak menyerah, sampai akhirnya pertolonag Allah Swt. datang dari Madinah, menyerahkan negerinya dan siap menjadi negara yang menggunakan sistem Islam tanpa syarat.

Wallahu a’alam bish-shawab

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 1

Comment here