Bahasa dan SastraPuisi

Rindu

blank
Bagikan di media sosialmu

Oleh: Dwi Puspaningrum

Tak ada yang mampu menakar rindu
Lebih berat rinduku
atau rindumu

Tak ada yang mampu menakar rindu
yang lekat erat di antara jarak
dekat atau pun jauh

Semua mengaku merindu
tiap detik
pada waktu yang berjalan melambat

Semua mengaku paling merindui
di tiap helaan napas panjang
menantikan sebuah pertemuan

Lantas sepanjang apakah rindu akan berakhir?
Jika baik aku atau kamu,
sama-sama menahan rindu. Barang sejenak

Bukan karena tak ingin,
Namun, pantaskan untuk saling menjaga
Sampai waktu nanti tiba

Bersama memetik manisnya rindu
Tanpa ada yang terluka

Yogyakarta, Februari 2021

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 2

Comment here