Surat Pembaca

Perlu Tindakan Tegas

blank
Bagikan di media sosialmu

Wacana-edukasi.com — Heboh. Ditengah pandemi virus Corona yang tak kunjung reda, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo malah menggelar konser dangdut dalam pesta hajatan yang dihadiri ribuan orang di Lapangan Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah (23/9/2020).

Rupanya, penggelaran konser tersebut berbuntut panjang. Masyarakat mendesak agar pihak yang terlibat segera diproses. Alhasil Kapolsek Tegal Selatan pun dicopot dari jabatannya. Sebab tak berani membubarkan saat konser berlangsung dengan alasan tak punya kekuatan. Diketahui konser tersebut mengundang kerumunan massa tanpa mengindahkan protokol kesehatan sama sekali.

Seyogianya, sebagai instrumen pemerintahan hendaknya menunjukkan sikap empati pada masyarakat yang sedang menderita akibat pandemi. Sekaligus memberikan teladan yang baik. Alangkah bagusnya jika uang untuk menggelar konser digunakan untuk membeli paket sembako yang banyak dan dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur. Sungguh, hal itu akan jauh lebih bermanfaat dalam kondisi saat ini.

Peristiwa diatas kian menegaskan kepada publik bahwa hukum senantiasa tumpul untuk para penguasa. Namun tajam untuk rakyat biasa. Tentu bisa dibayangkan jika yang menggelar konser ditengah pandemi ini seorang rakyat biasa pasti sudah dibubarkan sejak awal. Inilah buah dari kolaborasi antara sistem hukum yang buruk dan aparat yang tidak amanah.

Berbeda dengan penegakan hukum dalam islam. Sebagaimana Rasulullah pernah menyatakan seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri maka beliau sendirilah yang akan memotong tangannya agar hukum bisa tegak. Saat ini sesunguhnya kita sangat menanti sistem hukum yang tegas seperti itu. Wallahu a’lam bisshowwab.

Teti Ummu Alif
Kendari, Sultra

Disclaimer

Wacana Edukasi adalah sarana edukasi masyarakat. Silakan kirimkan tulisan anda ke media kami. Wacana Edukasi akan melakukan seleksi dan menayangkan berbagai naskah dari Anda. Tulisan yang dikirim bisa berupa Opini, SP, Puisi, Cerpen, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam, Fiqih, Story Telling, Olah raga, Kesehatan, Makanan, ataupun tulisan lainnya. Tulisan tidak boleh berisi hoaks, mengandung SARA, ujaran kebencian, dan bertentangan dengan syariat Islam. Tulisan yang dikirim sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis.

Views: 0

Comment here